THETIMESNEWS ID | BIREUEN – Musyawarah Besar (MUBES) Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Samalanga dan Simpang Mamplam (IPPSM) Banda Aceh Tahun 2026 berlangsung sukses, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan yang digelar di Aula Serbaguna Kecamatan Samalanga tersebut tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi mahasiswa, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara generasi muda dengan para pemangku kebijakan daerah.
Salah satu tokoh yang mendapat perhatian khusus dalam kegiatan tersebut adalah Wakil Ketua I DPR Aceh, Ir. Saifuddin Muhammad, yang lebih akrab disapa Yah Fud. Kehadiran beliau di tengah ratusan mahasiswa, alumni, tokoh masyarakat, dan tamu undangan memberikan warna tersendiri bagi pelaksanaan forum tertinggi organisasi mahasiswa asal Samalanga dan Simpang Mamplam tersebut.
Sejak tiba di lokasi kegiatan, Yah Fud disambut hangat oleh peserta MUBES. Banyak mahasiswa menilai kehadiran tokoh Aceh tersebut sebagai bentuk perhatian nyata terhadap perkembangan generasi muda, khususnya mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Banda Aceh. Kehadirannya juga menjadi motivasi bagi peserta untuk terus aktif dalam organisasi, meningkatkan kapasitas diri, serta berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Panitia MUBES IPPSM Banda Aceh menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesediaan Yah Fud untuk hadir dan memberikan dukungan moril kepada mahasiswa. Menurut panitia, di tengah padatnya agenda sebagai pimpinan legislatif Aceh, kehadiran Yah Fod menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung kegiatan-kegiatan positif yang digagas oleh kalangan mahasiswa.
“Bagi kami, kehadiran Yah Fud merupakan sebuah kehormatan. Beliau dikenal sebagai tokoh yang dekat dengan masyarakat dan selalu memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan. Kehadiran beliau menjadi energi positif bagi seluruh peserta MUBES,” ujar salah seorang panitia.
Baca Juga:
Dihadiri Tokoh Daerah dan Alumni, Mubes IPPSM Banda Aceh Tetapkan Hidayatul Mubarrak sebagai Ketua
Panitia MUBES IPPSM Banda Aceh Apresiasi Dukungan Camat Samalanga dan Simpang Mamplam
Selama ini, Yah Fud dikenal luas sebagai sosok yang aktif memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat Aceh, baik di bidang pembangunan, pendidikan, maupun pemberdayaan sumber daya manusia. Komitmennya dalam mendukung kemajuan daerah telah membuat namanya dikenal dan dihormati oleh berbagai kalangan, termasuk generasi muda.
Dalam berbagai kesempatan, Yah Fud kerap menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan calon pemimpin masa depan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki kepedulian sosial, kemampuan kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Pesan tersebut sejalan dengan semangat yang diusung dalam pelaksanaan MUBES IPPSM Banda Aceh, yakni membangun organisasi yang mampu menjadi wadah pengembangan potensi mahasiswa sekaligus menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah. Kehadiran Yah Fud dinilai memperkuat semangat tersebut dan memberikan inspirasi bagi peserta untuk terus berkarya serta menjaga kekompakan organisasi.
Selain menjadi ajang pemilihan kepengurusan baru, MUBES IPPSM Banda Aceh juga menjadi ruang diskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi mahasiswa serta kontribusi yang dapat diberikan bagi masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran tokoh-tokoh daerah seperti Yah Fud dipandang sangat penting dalam membangun komunikasi dan kolaborasi antara generasi muda dengan para pemimpin daerah.
MUBES IPPSM Banda Aceh Tahun 2026 yang diikuti sekitar 100 mahasiswa asal Kecamatan Samalanga dan Simpang Mamplam tersebut akhirnya menetapkan Hidayatul Mubarrak sebagai Ketua Umum IPPSM Banda Aceh Periode 2026–2028. Keputusan tersebut dihasilkan melalui mekanisme musyawarah dan demokrasi yang berlangsung secara tertib dan kondusif.
Panitia berharap hubungan baik yang selama ini terjalin antara mahasiswa dan Yah Fud dapat terus dipertahankan. Dukungan dari para tokoh daerah dinilai menjadi modal penting dalam menciptakan generasi muda yang berdaya saing, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan kampung halaman.
Dengan kehadiran Yah Fud, MUBES IPPSM Banda Aceh tidak hanya menjadi agenda organisasi semata, tetapi juga menjadi simbol kuatnya sinergi antara mahasiswa dan pemimpin daerah. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan konstruktif serta memperkuat peran generasi muda dalam mendukung pembangunan Aceh yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan di masa mendatang.


Komentar via Facebook