THETIMESNEWS.ID | BIREUEN, Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Pelajar dan Pemuda Samalanga-Mamplam (IPPSM) Banda Aceh yang digelar di Aula Serbaguna Kecamatan Samalanga berlangsung sukses dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan yang menjadi agenda tertinggi organisasi tersebut diikuti oleh sekitar 100 mahasiswa asal Kecamatan Samalanga dan Simpang Mamplam yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Banda Aceh. Sabtu, 30 Mei 2026.
Mubes ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan pembangunan daerah. Setelah melalui serangkaian tahapan persidangan, penyampaian visi dan misi, serta proses pemilihan yang berlangsung secara demokratis, Hidayatul Mubarrak berhasil memperoleh kepercayaan mayoritas peserta untuk memimpin IPPSM Banda Aceh pada periode mendatang.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Hidayatul Mubarrak langsung dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung khidmat dan disaksikan oleh seluruh peserta serta tamu undangan yang hadir. Pengukuhan tersebut menandai dimulainya estafet kepemimpinan baru dalam tubuh IPPSM Banda Aceh yang diharapkan mampu membawa organisasi semakin maju, solid, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Pelaksanaan Mubes IPPSM Banda Aceh tahun 2026 turut dihadiri berbagai unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, alumni, dan mahasiswa. Hadir dalam kegiatan tersebut Drs. Sulaiman, MSi selaku Ketua Himpunan Masyarakat Samalanga dan Simpang Mamplam (HIMSAM) Banda Aceh, Muhammad Rizal, SE, MM selaku Camat Samalanga, Ir. Saifuddin Muhammad, Wakil Ketua I DPR Aceh, serta para mantan ketua demisioner IPPSM Banda Aceh dari berbagai periode. Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan besarnya perhatian dan dukungan terhadap keberlangsungan organisasi mahasiswa daerah yang selama ini menjadi wadah pengembangan sumber daya manusia asal Samalanga dan Simpang Mamplam.
Dalam sambutannya, sejumlah tokoh yang hadir menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai persatuan, kebersamaan, dan kekeluargaan di tengah dinamika organisasi. Mereka berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan berbagai program positif yang telah dirintis oleh pengurus sebelumnya, sekaligus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini.
Selain menjadi ajang pemilihan ketua, Mubes juga menjadi ruang evaluasi terhadap perjalanan organisasi selama satu periode terakhir. Berbagai masukan, saran, serta pandangan strategis dari peserta dan alumni menjadi bagian penting dalam merumuskan arah gerak IPPSM ke depan. Organisasi ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat berhimpun mahasiswa, tetapi juga mampu menjadi mitra masyarakat dalam mendorong kemajuan pendidikan, sosial, dan pembangunan daerah.
Sementara itu, Hidayatul Mubarrak menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan oleh seluruh peserta Mubes. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan roda organisasi secara terbuka, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan bersama. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak dapat dicapai oleh satu orang semata, melainkan membutuhkan dukungan serta kolaborasi seluruh elemen mahasiswa, alumni, dan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh anggota IPPSM untuk mengesampingkan perbedaan pilihan yang muncul selama proses pemilihan dan kembali bersatu demi kemajuan organisasi. Semangat persaudaraan dan kekompakan, menurutnya, harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan program-program organisasi pada masa mendatang.
Dengan terpilihnya Hidayatul Mubarrak sebagai ketua baru, IPPSM Banda Aceh diharapkan semakin mampu menjalankan perannya sebagai wadah pengembangan kapasitas generasi muda, mempererat hubungan antarmahasiswa dan alumni, serta menjadi jembatan komunikasi yang konstruktif antara mahasiswa dengan masyarakat Samalanga dan Simpang Mamplam. Mubes 2026 pun menjadi tonggak penting dalam melanjutkan tradisi regenerasi kepemimpinan yang demokratis dan berkelanjutan demi kemajuan organisasi serta daerah di masa yang akan datang.


Komentar via Facebook