THETIMESNEWS.ID | Aceh Tenggara – Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial bergerak cepat merespons musibah banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tenggara. Sebagai bentuk komitmen dan kepedulian nyata, bantuan logistik resmi diserahkan pada Jumat (15/5) di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tenggara.
Aksi cepat ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, guna memastikan masyarakat yang terdampak bencana mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Proses penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Dinas Sosial Aceh yang diwakili oleh Sub-Koordinator Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA), Yanyan Rahmat.
Memastikan Kebutuhan Dasar dan Hak Korban Terpenuhi
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, SKM, MKM, melalui Yanyan Rahmat menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah menjamin pemenuhan kebutuhan dasar para korban selama masa tanggap darurat hingga fase pemulihan.
Baca Juga:
- DSI Aceh Besar Dorong Penguatan Dakwah, Pengurus TASTAFI 2026–2031 Dilantik
- Mekanisme Penurunan Desil DTSEN 2026: Peluang dan Panduan Pengajuan Bansos Kemensos
“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Bapak Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, kepada masyarakat Aceh Tenggara yang terdampak banjir bandang. Pemerintah Aceh berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta memberikan semangat dan dukungan moril kepada para korban,” ujar Yanyan.
Rincian Bantuan yang Disalurkan
Pemerintah tidak hanya mengirimkan kebutuhan pangan, tetapi juga material bangunan untuk membantu pemulihan infrastruktur rumah warga yang rusak. Berikut adalah rincian bantuan yang didistribusikan:
- Bahan Pokok & Pangan: Air mineral, biskuit, gula pasir, mie instan, dan minyak goreng.
- Perlengkapan Logistik & Sandang: Kasur, family kit, serta pakaian/sandang dewasa.
- Material Bangunan (Semen/Seng): Seng, paku seng, triplek mica, dan paku triplek.
Seluruh bantuan ini akan segera didistribusikan secara merata ke sejumlah titik posko pengungsian dan wilayah yang terdampak paling parah di Aceh Tenggara.
Langkah Antisipasi: Penguatan Buffer Stock Daerah
Selain dialokasikan langsung untuk korban banjir saat ini, Dinas Sosial Aceh juga mengambil langkah strategis dengan mengalokasikan sebagian bantuan sebagai barang persediaan (buffer stock) di gudang Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tenggara.
Langkah ini diambil sebagai bentuk mitigasi dan kesiapsiagaan darurat apabila sewaktu-waktu terjadi bencana susulan atau cuaca ekstrem lanjutan di wilayah tersebut.
Sinergi dan Imbauan untuk Masyarakat
Pemerintah Aceh menegaskan bahwa penanganan bencana yang efektif lahir dari sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh elemen masyarakat. Kehadiran Dinsos Aceh di lapangan tidak hanya terbatas pada bantuan fisik, melainkan juga pada penguatan koordinasi penanganan sosial psikologis korban.
Menutup keterangannya, pemerintah mengimbau masyarakat Aceh Tenggara untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mengancam, sekaligus mengajak warga untuk terus merawat semangat gotong royong agar bumi Aceh Tenggara dapat segera bangkit dan beraktivitas normal kembali.


Komentar via Facebook