Tabungan Amal Ummat (TA MAT), Inovasi Pengurus Masjid Besar Samalanga Bangun Kemandirian Umat

Avatar photo

Mirza Putra

04 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Tabungan Amal Ummat (TA MAT), Inovasi Pengurus Masjid Besar Samalanga Bangun Kemandirian Umat

THETIMESNEWS.id | Bireuen – Pengurus Masjid Besar Samalanga bersama Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Imum Syiek Masjid, Panitia Pemakmuran Masjid (Panpem), Pemerintah Gampong Taslim, dan Remaja Masjid Besar Samalanga (RMBS) mencanangkan Program Tabungan Amal Ummat (TA MAT) sebagai gerakan sedekah berkelanjutan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam memakmurkan Masjid Besar Samalanga.

Program yang mengusung tema "Satu Rumah, Satu Bulan, Satu Tabungan Amal untuk Masjid Besar Samalanga" ini akan dilaksanakan di empat wilayah Gampong Taslim, yakni Keude Aceh, Pante Rheng, Sangso, dan Meuliek.

Gagasan tersebut lahir dari hasil musyawarah pengurus Masjid Besar Samalanga pada Jumat, 3 Juli 2026, sebagai langkah strategis membangun sistem penghimpunan dana umat yang berkelanjutan, transparan, dan akuntabel guna mendukung berbagai aktivitas keagamaan dan pelayanan umat.

Dalam pelaksanaannya, BKM akan menyediakan tabungan amal (celengan) yang dibagikan kepada setiap rumah tangga maupun tempat usaha. Setiap akhir bulan, tabungan tersebut akan dijemput oleh anggota Remaja Masjid Besar Samalanga yang didampingi kepala dusun di masing-masing wilayah, kemudian diganti dengan tabungan yang baru.

Seluruh hasil pengumpulan sedekah akan dibuka dan dihitung secara bersama-sama di Masjid Besar Samalanga oleh Imum Syiek, BKM, Keuchik Gampong Taslim, perangkat gampong, serta pengurus Remaja Masjid Besar Samalanga. Mekanisme ini diterapkan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat.

Dana yang terkumpul nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung operasional masjid, pemeliharaan sarana dan prasarana, pembayaran kebutuhan listrik dan air, program dakwah, pengajian rutin, pembinaan remaja masjid, santunan sosial, hingga berbagai program kemakmuran lainnya yang diputuskan melalui musyawarah pengurus.

Habibi Aksury, selaku Dewan Pengarah dan Pengawas Remaja Masjid Besar Samalanga, mengatakan bahwa Program TA MAT bukan sekadar penggalangan dana, tetapi merupakan gerakan membangun kesadaran kolektif masyarakat agar memiliki rasa tanggung jawab bersama terhadap kemakmuran masjid.

"Melalui Program TA MAT, kami ingin menghadirkan budaya sedekah yang mudah, ringan, namun dilakukan secara istiqamah oleh seluruh masyarakat. Ketika setiap rumah ikut berpartisipasi, sekecil apa pun nilai sedekahnya, insya Allah akan menjadi kekuatan besar untuk membangun kemandirian Masjid Besar Samalanga sebagai pusat ibadah, pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat," ujar Habibi Aksury.

Ia juga berharap seluruh elemen masyarakat Gampong Taslim dapat memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut sehingga semangat gotong royong dalam memakmurkan masjid semakin tumbuh dan menjadi budaya bersama.

Dengan mengedepankan prinsip keterbukaan, kebersamaan, dan tanggung jawab, Program Tabungan Amal Ummat (TA MAT) diharapkan menjadi model gerakan sedekah rutin masyarakat yang mampu memperkuat peran Masjid Besar Samalanga sebagai pusat pembinaan umat dan kemaslahatan bersama.

"Sedikit tetapi istiqamah akan lebih dicintai Allah daripada banyak namun terputus." Semangat inilah yang menjadi landasan utama pelaksanaan Program TA MAT dalam mengajak masyarakat meraih keberkahan melalui amal jariyah yang berkelanjutan.