Perkuat Data dan Pelaporan Stunting, Camat Peusangan Buka Sosialisasi EHDW Bagi KPM

Avatar photo

Redaksi

06 November 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Perkuat Data dan Pelaporan Stunting, Camat Peusangan Buka Sosialisasi EHDW Bagi KPM

BIREUEN – Pemerintah Kecamatan Peusangan terus memperkuat komitmen dalam mendukung percepatan pencegahan dan penurunan stunting (P3S) melalui peningkatan kapasitas Kader Pembangunan Manusia (KPM) serta optimalisasi pemanfaatan teknologi digital di tingkat gampong.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan registrasi akun Elektronik Human Development Worker (EHDW) yang berlangsung pada Jumat (6/11/2026). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Peusangan, Rahmad Harahap, S.Sos.

Dalam sambutannya, Rahmad Harahap menekankan pentingnya penguatan peran KPM sebagai elemen strategis dalam memastikan pelaksanaan konvergensi program pencegahan dan penurunan stunting berjalan secara terarah di tingkat gampong.

Menurutnya, keberhasilan upaya penurunan stunting tidak hanya bergantung pada pelaksanaan program, tetapi juga didukung oleh ketersediaan data yang akurat, sistem pemantauan yang baik, serta koordinasi antarpemangku kepentingan.

Oleh karena itu, peningkatan kemampuan KPM dalam mengelola data dan memanfaatkan sistem pelaporan digital menjadi bagian penting untuk mendukung efektivitas pelaksanaan program P3S.

Pada kegiatan tersebut, Pendamping Desa (PD), Masdiana, SP., bertindak sebagai narasumber. Ia memberikan pemaparan teknis mengenai penggunaan aplikasi EHDW, meliputi tahapan registrasi akun, mekanisme penginputan data, hingga pemanfaatan aplikasi untuk pemantauan dan pelaporan pelaksanaan konvergensi P3S.

Tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, kegiatan ini juga memberikan pendampingan langsung kepada para KPM agar mampu memahami dan mengoperasikan aplikasi EHDW secara tepat dan optimal.

Pemanfaatan aplikasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas tata kelola data pembangunan manusia di tingkat gampong, sekaligus meminimalkan kendala dalam proses pendataan, pemantauan, dan pelaporan kegiatan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Peusangan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah gampong, KPM, pendamping desa, dan seluruh unsur terkait dalam membangun sistem penanganan stunting yang terintegrasi.

Penguatan kapasitas KPM dan optimalisasi sistem digital EHDW diharapkan tidak berhenti pada aspek administrasi semata, tetapi mampu menjadi instrumen pendukung dalam memastikan intervensi pencegahan dan penurunan stunting berjalan lebih efektif, terukur, dan tepat sasaran.

Dengan demikian, upaya percepatan penurunan stunting di Kecamatan Peusangan diharapkan semakin optimal dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta mempersiapkan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas.