Peringati Harganas ke-33, Illiza Ajak ASN Jadikan Semester II 2026 Sebagai Momentum Percepatan Kinerja

Avatar photo

Mirza Putra

06 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Peringati Harganas ke-33, Illiza Ajak ASN Jadikan Semester II 2026 Sebagai Momentum Percepatan Kinerja

thetimesnews.id |Banda Aceh – Wali Kota memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Banda Aceh yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33, Senin (6/7/2026), di halaman Balai Kota Banda Aceh.

Apel rutin yang digelar pada awal bulan tersebut diikuti oleh seluruh pejabat dan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh. Pada kesempatan itu, Illiza membacakan sambutan tertulis Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN yang menekankan pentingnya membangun keluarga sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas.

Dalam sambutannya, Illiza menyampaikan bahwa peringatan Harganas tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum refleksi nasional untuk memperkuat ketahanan keluarga.

"Sudahkah keluarga kita menjadi tempat bernaung yang aman, tangguh, dan siap melahirkan generasi pemenang?" ujar Illiza mengutip sambutan Menteri.

Menurutnya, tantangan perkembangan teknologi digital dan perubahan nilai sosial kini semakin memengaruhi kehidupan keluarga. Karena itu, keluarga harus mampu menjadi benteng utama dalam membentuk karakter generasi muda agar tidak mudah tergerus oleh perkembangan zaman.

Ia menegaskan, ketangguhan keluarga bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mendesak yang sangat menentukan masa depan bangsa.

Selain itu, Illiza mengingatkan bahwa Indonesia tengah memasuki masa Bonus Demografi yang menjadi peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan apabila kualitas sumber daya manusia dipersiapkan sejak dini.

Untuk mengoptimalkan Bonus Demografi, pemerintah menekankan tiga pilar utama pembangunan keluarga, yakni kesehatan, pendidikan karakter, dan ketahanan mental.

Pada aspek kesehatan, pemerintah mendorong percepatan penurunan angka stunting melalui pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan sebagai gerakan bersama di setiap keluarga.

Sementara itu, pendidikan karakter harus dimulai dari rumah sebagai ruang pertama dalam menanamkan nilai integritas, kejujuran, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi menghadapi perkembangan zaman.

Adapun ketahanan mental dinilai menjadi faktor penting agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, resilien, dan mampu menghadapi berbagai tekanan di era modern.

Di luar agenda Harganas, Illiza juga mengingatkan seluruh jajaran Pemko Banda Aceh bahwa saat ini telah memasuki semester kedua tahun 2026. Ia mengajak seluruh ASN menjadikan enam bulan terakhir tahun ini sebagai momentum percepatan pelaksanaan program pembangunan.

Menurutnya, berbagai program yang telah dijalankan mulai menunjukkan hasil positif. Namun demikian, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus segera dituntaskan seiring tingginya harapan masyarakat terhadap pemerintah.

"Kita harus menjadikan semester kedua ini sebagai semester percepatan," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Illiza juga menyoroti sejumlah program revitalisasi kawasan strategis yang tengah dilakukan Pemerintah Kota Banda Aceh, di antaranya kawasan Taman Bustanussalatin, Taman Putroe Phang, serta Jalan Tgk. Chik Pante Kulu.

Revitalisasi tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan ruang publik yang lebih nyaman, tertata, aman, dan ramah bagi seluruh masyarakat.

Sebagai Kota Kolaborasi, Illiza turut menegaskan komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam memperkuat nilai-nilai keislaman melalui program Dakwah Umum Kolaborasi yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu.

Menurutnya, keberhasilan syiar Islam tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah, melainkan memerlukan sinergi seluruh elemen masyarakat, mulai dari ulama, akademisi, tokoh masyarakat, media, dunia usaha hingga keluarga.

Di akhir arahannya, Illiza mengajak seluruh ASN menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari dengan mengedepankan kejujuran, disiplin, pelayanan yang ramah, serta bekerja secara profesional dan penuh tanggung jawab demi mewujudkan Banda Aceh yang semakin maju dan berdaya saing. (*)