Mahasiswa Kembali Demo di Kantor Gubernur Aceh, Desak Pencabutan Pergub JKA

Avatar photo

Redaksi

12 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Mahasiswa Kembali Demo di Kantor Gubernur Aceh, Desak Pencabutan Pergub JKA

BANDA ACEH – Aksi demonstrasi menuntut pencabutan Peraturan Gubernur (Pergub) terkait Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) kembali berlangsung di depan Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (11/5/2026). Massa aksi yang didominasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Aceh mulai memadati lokasi sejak sore hari.

Berdasarkan pantauan di lapangan, massa mulai berdatangan sekitar pukul 14.46 WIB dengan berjalan kaki menuju gerbang utama Kantor Gubernur Aceh. Setibanya di lokasi, para demonstran berupaya memasuki halaman kantor gubernur untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah daerah.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa secara bergantian menyuarakan tuntutan agar pemerintah segera mencabut Pergub JKA yang dinilai berdampak pada akses layanan kesehatan masyarakat. Seruan penolakan terhadap regulasi itu terus menggema di tengah aksi.

“Cabut Pergub JKA,” teriak massa aksi secara berulang kali saat menyampaikan aspirasi di depan gerbang kantor gubernur.

Sejumlah personel kepolisian dari Polresta Banda Aceh tampak bersiaga di sekitar pintu masuk guna mengamankan jalannya demonstrasi. Aparat juga melakukan pengawasan ketat untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Sempat terjadi negosiasi antara massa aksi dan pihak kepolisian terkait permintaan demonstran untuk memasuki area kantor gubernur. Namun, aksi tetap berlangsung dalam suasana tertib dan terkendali.

Memasuki pukul 15.00 WIB, jumlah peserta aksi terus bertambah. Para mahasiswa kemudian melanjutkan orasi secara bergantian sembari mendesak Muzakir Manaf untuk menemui massa dan memberikan tanggapan atas tuntutan pencabutan Pergub JKA.

Mahasiswa menilai regulasi tersebut berpotensi memberatkan masyarakat Aceh, khususnya dalam memperoleh layanan kesehatan yang sebelumnya dijamin melalui skema JKA, para peserta aksi unjuk rasa masih bertahan sampai malam. (Tim)