BIREUEN – Sebanyak lebih dari 200 siswa-siswi baru MTsN 3 Samalanga Tahun Ajaran 2026/2027 mengikuti kegiatan Meuseuraya Peugleh Masjid (Jumat Bersih) di Masjid Al-Falah Namploh, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang didampingi langsung oleh Kepala MTsN 3 Samalanga, Hj. Nathali, S.Pd., bersama para dewan guru ini merupakan bagian dari program pembinaan karakter bagi peserta didik baru. Melalui kegiatan tersebut, para siswa diajak menanamkan nilai-nilai kebersihan, kedisiplinan, semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap masjid sebagai rumah ibadah.
Seluruh peserta bersama para guru bergotong royong membersihkan halaman dan lingkungan Masjid Al-Falah Namploh. Suasana kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan, mencerminkan semangat kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat dalam menjaga kebersihan rumah Allah.
Kepala MTsN 3 Samalanga, Hj. Nathali, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pendidikan karakter yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan akhlak dan kepedulian sosial peserta didik.

"Melalui kegiatan ini kami ingin membiasakan siswa untuk mencintai kebersihan, memiliki rasa tanggung jawab, semangat kebersamaan, serta menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan akhlak dan kehidupan bermasyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Imum Syiek Masjid Al-Falah Namploh, Tgk. Fajri, S.Ag., M.H., menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar MTsN 3 Samalanga atas inisiatif dan kepedulian dalam menjaga kebersihan masjid.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh positif dalam menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda sekaligus memperkuat hubungan antara lembaga pendidikan dengan masyarakat.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Remaja Masjid Al-Falah Namploh, Habibi Aksury, yang berharap sinergi antara sekolah dan masjid dapat terus berlanjut melalui berbagai program pembinaan keagamaan, sosial, dan kepemudaan.
Melalui kegiatan Meuseuraya Peugleh Masjid ini, MTsN 3 Samalanga berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan masjid dapat menjadi budaya yang terus tumbuh di kalangan generasi muda. Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menginspirasi sekolah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk bersama-sama memakmurkan masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, serta pembinaan umat.


Komentar via Facebook