James NKRI Dukung Kapolri Usut Tuntas Kasus Sabu 1,1 Ton di Pidie, Desak Bongkar Jaringan hingga ke Akar

Avatar photo

Redaksi

23 Oktober 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

James NKRI Dukung Kapolri Usut Tuntas Kasus Sabu 1,1 Ton di Pidie, Desak Bongkar Jaringan hingga ke Akar

Jaga Generasi Bangsa, Perkuat Pemberantasan Narkotika Selaras dengan Harapan Presiden Prabowo

BANDA ACEH — Zulfan, yang akrab disapa James NKRI, menyatakan dukungan kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dan Polda Aceh untuk mengusut tuntas kasus narkotika yang disebut mencapai 1,1 ton sabu di Kabupaten Pidie. Ia meminta aparat menelusuri seluruh jaringan yang diduga terlibat, mulai dari pelaku lapangan, pemasok, pemodal, hingga pihak lain yang terbukti membantu atau melindungi aktivitas tersebut.

Menurut James NKRI, pengungkapan kasus narkotika berskala besar harus menjadi momentum untuk memperkuat penegakan hukum yang profesional, transparan, menyeluruh, dan tanpa pandang bulu.

Baginya, pemberantasan narkotika bukan sekadar penanganan tindak pidana, melainkan bagian dari upaya melindungi masyarakat, menyelamatkan generasi muda, serta menjaga masa depan bangsa.

“Publik membutuhkan penjelasan yang terang mengenai bagaimana jaringan ini bekerja, siapa yang mengendalikan, dari mana sumber pendanaannya, dan apakah ada pihak yang membantu atau memberikan perlindungan. Semua harus ditelusuri secara menyeluruh dan dibuktikan melalui proses hukum,” ujar James NKRI.

Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat Harus Ditelusuri

James NKRI menegaskan, penyidikan perlu mencakup seluruh kemungkinan yang relevan, termasuk dugaan kelalaian pengawasan, penyalahgunaan kewenangan, maupun keterlibatan oknum aparat apabila ditemukan indikasi dan bukti yang mendukung.

Ia menilai, besarnya skala perkara menjadi alasan penting bagi penyidik untuk mendalami bagaimana aktivitas tersebut dapat berlangsung dan apakah terdapat pihak lain yang berperan di baliknya.

“Jika ditemukan indikasi keterlibatan oknum aparat, pemodal, bandar besar, pemasok, atau pihak yang memberikan perlindungan, semuanya harus diperiksa secara objektif. Penegakan hukum jangan hanya berhenti pada pelaku lapangan. Siapa pun yang terbukti terlibat harus diproses sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Ia juga mendorong penelusuran aliran dana, aset, jalur distribusi, serta hubungan antarpihak yang diduga terlibat. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengungkap struktur jaringan dan menjangkau pihak-pihak yang memiliki peran utama dalam tindak pidana tersebut.

Minta Informasi Dua Ruko di Mutiara Timur Diverifikasi

James NKRI turut meminta aparat memverifikasi informasi mengenai dua unit rumah toko (ruko) di kawasan Gampong Ulee Tutue, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, yang disebut berada di jalur lintas Kembang Tanjong–Beureueh.

Menurutnya, apabila bangunan tersebut memiliki keterkaitan dengan perkara narkotika yang sedang ditangani, penyidik perlu mendalami fungsi bangunan, aktivitas yang berlangsung, pihak yang menguasai atau menggunakannya, serta kemungkinan hubungannya dengan jaringan yang tengah diselidiki.

“Setiap informasi yang relevan perlu diverifikasi. Jika memang terdapat hubungan dengan perkara ini, ungkap secara terang berdasarkan bukti dan proses hukum. Masyarakat membutuhkan kejelasan serta penegakan hukum yang dapat dipercaya,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa informasi mengenai lokasi atau bangunan tertentu harus dipastikan terlebih dahulu oleh aparat agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru di tengah masyarakat.

Keberadaan Dua Warga Negara Asing Perlu Didalami

James NKRI juga meminta penyidik mendalami informasi mengenai keberadaan dua warga negara asing dalam perkara tersebut apabila informasi itu telah dikonfirmasi oleh aparat berwenang.

Menurutnya, pemeriksaan perlu mencakup identitas, tujuan keberadaan, peran masing-masing, serta kemungkinan hubungan mereka dengan jaringan narkotika lintas negara.

Ia berharap penyidikan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penelusuran sumber pendanaan, pemasok bahan baku, dugaan proses produksi, pengendali distribusi, hingga pihak-pihak yang terbukti membantu atau memfasilitasi kegiatan tersebut.

“Pengungkapan perkara harus diarahkan untuk membongkar jaringan secara menyeluruh. Jangan sampai penindakan hanya menyentuh sebagian pelaku, sementara pihak-pihak yang memiliki peran lebih besar tidak terungkap,” katanya.

Dukung Kapolri, Selaras dengan Harapan Presiden Prabowo

James NKRI menyatakan dukungannya kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto untuk memperkuat pemberantasan narkotika secara konsisten, termasuk menuntaskan pengusutan perkara yang menjadi perhatian masyarakat di Aceh.

Ia menilai pemberantasan narkotika harus menjadi komitmen bersama seluruh elemen bangsa, sejalan dengan upaya pemerintah dalam melindungi masyarakat dan menjaga masa depan generasi muda.

“Dukungan kepada Kapolri bukan sekadar dukungan terhadap institusi, tetapi juga dukungan terhadap penegakan hukum yang adil dan perlindungan masa depan bangsa. Kami berharap Kapolri bersama Polda Aceh mengusut perkara ini sampai tuntas dan menindak siapa pun yang terbukti terlibat,” ujarnya.

Ia menambahkan, integritas aparat menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. Karena itu, setiap dugaan pelanggaran harus ditangani secara objektif, berdasarkan bukti, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Perketat Pengawasan Perairan dan Jalur Penyelundupan

Selain mendorong penindakan hukum, James NKRI meminta pengawasan wilayah pesisir dan perairan Aceh diperkuat untuk mencegah wilayah tersebut dimanfaatkan sebagai jalur penyelundupan narkotika.

Ia mendorong koordinasi yang lebih efektif antara Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea C