Illiza Larut dalam Duka, Kenang Pengabdian Abu Doto untuk Aceh

Avatar photo

Mirza Putra

14 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Illiza Larut dalam Duka, Kenang Pengabdian Abu Doto untuk Aceh

THETIMESNEWS.ID | BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, , menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya mantan Gubernur Aceh, , yang meninggalkan duka bagi masyarakat Aceh.

Saat mengunjungi ruang perawatan tempat almarhum dirawat sebelum mengembuskan napas terakhir, Illiza tampak tak kuasa menahan kesedihan. Suasana haru menyelimuti ruangan ketika ia berdiri di sisi pembaringan sosok yang selama ini dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan sejarah Aceh.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Banda Aceh, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Abu Doto. Beliau merupakan salah satu putra terbaik Aceh yang telah memberikan pengabdian besar bagi daerah dan masyarakat Aceh,” ujar Illiza.

Menurutnya, kepergian Abu Doto bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga kehilangan besar bagi seluruh rakyat Aceh. Almarhum dikenal sebagai pemimpin yang sederhana, rendah hati, dan memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Illiza mengenang Abu Doto sebagai sosok yang senantiasa mengedepankan persatuan dan kedamaian di Aceh. Berbagai pemikiran, perjuangan, dan kontribusinya dinilai telah menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan daerah.

“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilaf dan dosanya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah ini,” katanya.

Wafatnya Abu Doto meninggalkan duka mendalam di tengah masyarakat Aceh. Sejak kabar tersebut tersebar, ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat, ulama, tokoh politik, pejabat pemerintahan, hingga para sahabat dan kerabat yang mengenang jasa-jasa almarhum selama mengabdi untuk Tanah Rencong.

Rencananya, jenazah almarhum akan disalatkan di usai salat Ashar sebelum diberangkatkan ke untuk dimakamkan di kampung halamannya.

Bagi Illiza dan banyak masyarakat Aceh, Abu Doto bukan sekadar mantan gubernur. Ia adalah salah satu saksi hidup perjalanan panjang Aceh yang telah mengabdikan hidupnya dengan penuh ketulusan. Kini, sosok tersebut telah berpulang, meninggalkan keteladanan, kenangan, serta jejak pengabdian yang akan terus dikenang oleh generasi mendatang.

“Selamat jalan, Abu Doto. Jasa dan pengabdianmu akan selalu dikenang rakyat Aceh,” tutup Illiza.