THETIMESNEWS.ID | BANDA ACEH - Ikram Iskandar menjadi salah satu sosok pemuda Aceh yang sukses membangun usaha di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Pemuda asal Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen itu kini dikenal sebagai owner toko handphone “Kios Nanggroe” yang berkembang di Banda Aceh.
Berbekal semangat kerja keras, konsistensi, dan kemampuan membaca peluang pasar, Ikram Iskandar berhasil menjadikan usaha yang dirintisnya sebagai salah satu toko ponsel yang dikenal masyarakat, khususnya kalangan anak muda dan pengguna gadget di ibu kota Aceh.
“Kios Nanggroe” hadir tidak hanya sebagai tempat penjualan handphone, tetapi juga menjadi pusat layanan teknologi yang menyediakan berbagai kebutuhan digital masyarakat modern. Mulai dari penjualan smartphone, aksesoris, hingga layanan konsultasi gadget, semuanya disiapkan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang terus berkembang.
Kesuksesan Ikram Iskandar dinilai menjadi inspirasi bagi generasi muda Aceh, khususnya pemuda dari daerah. Dari Simpang Mamplam menuju dunia usaha di Banda Aceh, ia membuktikan bahwa anak muda daerah mampu bersaing dan membangun usaha mandiri dengan tekad dan inovasi.
Di tengah persaingan bisnis digital yang semakin ketat, Ikram memilih tetap mengedepankan pelayanan dan kepercayaan pelanggan. Hal itu menjadi salah satu alasan “Kios Nanggroe” mampu bertahan dan terus berkembang.
Selain aktif di dunia usaha, Ikram juga dikenal sebagai sosok muda yang dekat dengan kalangan masyarakat dan memiliki semangat membangun ekonomi anak muda Aceh. Kehadirannya di dunia bisnis diharapkan dapat memotivasi lahirnya lebih banyak entrepreneur muda di Tanah Rencong.
Kios Nanggroe menjadi simbol semangat anak muda Aceh yang mampu tumbuh dari daerah dan bersaing di era modern. Kisah Ikram Iskandar menunjukkan bahwa keberhasilan tidak hanya lahir dari kota besar, tetapi juga dapat tumbuh dari semangat pemuda kampung yang berani mengambil peluang.


Komentar via Facebook