Film “Sibijeeh Mata” Jadi Awal Kolaborasi Kreatif Sineas Aceh dan Kasga Record

Avatar photo

Mirza Putra

26 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Film “Sibijeeh Mata” Jadi Awal Kolaborasi Kreatif Sineas Aceh dan Kasga Record

THETIMESNEWS.ID | BANDA ACEH – Semangat kebangkitan industri kreatif di Aceh kembali menunjukkan geliat positif. Sejumlah sineas muda Aceh yang aktif di bidang perfilman menyatakan kesiapan mereka untuk menjalin kerja sama dengan Kasga Record dalam proses produksi film berjudul “Sibijeeh Mata”, sebuah karya yang diangkat dari kisah inspiratif dan sarat nilai kehidupan masyarakat Aceh.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi tersebut menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara pelaku industri kreatif lokal dengan rumah produksi daerah. Para sineas muda yang hadir berasal dari berbagai komunitas perfilman dan memiliki pengalaman dalam produksi film pendek, dokumenter, hingga karya sinematik independen yang selama ini berkembang di Aceh.

Pimpinan Kasga Record, Syekh Ghazali LKB, menyampaikan rasa syukur dan optimisme atas terbukanya peluang kerja sama tersebut. Menurutnya, Aceh memiliki banyak talenta muda kreatif yang mampu menghasilkan karya film berkualitas apabila diberikan ruang dan dukungan yang memadai.

“Alhamdulillah, pertemuan ini menjadi awal yang sangat baik. Para sineas muda Aceh yang selama ini menggeluti dunia perfilman menyatakan siap untuk bekerja sama dalam produksi film Sibijeeh Mata. Ini bukan hanya tentang membuat film, tetapi juga tentang membangun industri kreatif Aceh agar terus berkembang,” ujar Syekh Ghazali LKB kepada redaksi thetimesnews.id, Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan, film Sibijeeh Mata nantinya akan mengangkat sebuah kisah yang dekat dengan realitas kehidupan masyarakat. Selain menghadirkan unsur drama dan budaya lokal, film tersebut juga diharapkan mampu membawa pesan moral, nilai kemanusiaan, serta memperkenalkan kekayaan identitas Aceh kepada khalayak luas.

Menurut Syekh Ghazali, keterlibatan sineas muda lokal menjadi bagian penting dalam menjaga keaslian cerita dan nuansa budaya Aceh di dalam film. Oleh sebab itu, Kasga Record berkomitmen memberikan ruang sebesar-besarnya bagi anak muda kreatif Aceh untuk terlibat dalam berbagai aspek produksi, mulai dari penulisan naskah, penyutradaraan, sinematografi, hingga proses editing.

“Potensi anak muda Aceh di bidang perfilman sangat besar. Mereka memiliki ide, kreativitas, dan semangat berkarya yang luar biasa. Tinggal bagaimana semua pihak bisa saling mendukung agar karya-karya tersebut mampu bersaing dan dikenal lebih luas,” tambahnya.

Sementara itu, beberapa sineas muda yang hadir dalam pertemuan tersebut menyambut baik inisiatif Kasga Record dalam menghadirkan film lokal berkualitas. Mereka menilai kerja sama ini dapat menjadi momentum penting bagi perkembangan perfilman Aceh yang selama beberapa tahun terakhir mulai menunjukkan kemajuan signifikan.

Selain menjadi media hiburan, film juga dinilai memiliki kekuatan besar sebagai sarana edukasi, dakwah budaya, dan penyampaian pesan sosial kepada masyarakat. Karena itu, para sineas berharap film Sibijeeh Mata nantinya tidak hanya sukses dari sisi produksi, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi generasi muda Aceh.

Industri perfilman Aceh sendiri dalam beberapa tahun terakhir mulai berkembang melalui hadirnya berbagai komunitas kreatif, festival film daerah, serta meningkatnya minat generasi muda terhadap dunia sinematografi. Berbagai karya lokal bahkan telah mendapatkan apresiasi di tingkat regional maupun nasional.

Kondisi tersebut menjadi modal besar bagi Aceh untuk terus melahirkan karya-karya film yang tidak hanya mengangkat budaya daerah, tetapi juga mampu menembus pasar nasional. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk rumah produksi lokal seperti Kasga Record, ekosistem perfilman Aceh diyakini dapat berkembang lebih profesional dan berkelanjutan.

Syekh Ghazali LKB berharap proses produksi film Sibijeeh Mata dapat berjalan lancar sesuai rencana. Ia juga meminta dukungan masyarakat Aceh agar karya tersebut nantinya mampu menjadi kebanggaan bersama serta menjadi bagian dari upaya memajukan industri kreatif daerah.

“Insyaa Allah, film ini akan menjadi karya yang lahir dari semangat kolaborasi dan kecintaan terhadap budaya Aceh. Kami berharap dukungan dari semua pihak agar produksi film ini berjalan sukses dan dapat memberikan manfaat yang luas,” tutupnya.