ACEH UTARA — Dosen Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PNBP 2026) melalui program SAHABAT TANGGUH di Gampong Reuleut Barat, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan yang diikuti 50 peserta, terdiri dari ibu-ibu PKK dan masyarakat setempat, tersebut mengangkat tema “Model Pemberdayaan Penyintas Bencana melalui Penguatan Subjective Well-Being Berbasis Kepribadian untuk Mendukung Pemulihan Psikososial Berkelanjutan di Desa Reuleut Barat.”
Program SAHABAT TANGGUH difokuskan pada upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesejahteraan subjektif (subjective well-being), karakteristik kepribadian, ketahanan psikologis, serta dukungan sosial dalam menghadapi kondisi pascabencana.
Melalui psikoedukasi tersebut, masyarakat diajak memahami bahwa proses pemulihan setelah bencana tidak hanya berkaitan dengan pemulihan kondisi fisik dan lingkungan, tetapi juga membutuhkan perhatian terhadap kondisi psikologis dan hubungan sosial masyarakat.
Materi psikoedukasi disampaikan oleh Nur Afni Safarina, S.Psi., M.Psi., dari Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh.
Peserta mendapatkan pemahaman mengenai potensi diri dan karakteristik kepribadian sebagai salah satu modal dalam membangun ketahanan psikologis. Penguatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi tekanan, beradaptasi dengan perubahan, serta membangun kembali kehidupan sosial secara lebih positif.
Selain penguatan individu, program ini juga menekankan pentingnya dukungan sosial di lingkungan masyarakat. Kolaborasi dan kepedulian antarwarga dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung proses pemulihan psikososial secara berkelanjutan.
Kegiatan SAHABAT TANGGUH sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Universitas Malikussaleh melalui Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran berupaya menghadirkan edukasi psikologis yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Gampong Reuleut Barat diharapkan semakin mampu mengenali potensi diri, memperkuat ketahanan psikologis, serta membangun jejaring dukungan sosial dalam menghadapi berbagai tantangan pascabencana.


Komentar via Facebook