THETIMESNEWS.id | Lhokseumawe – Jurusan Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh menjalin kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Lhokseumawe guna memperkuat pembelajaran kebencanaan bagi mahasiswa melalui program kuliah lapangan dan pengembangan kompetensi psikologi kebencanaan.
Kolaborasi tersebut diawali dengan kunjungan silaturahmi sejumlah dosen Jurusan Psikologi Unimal ke BPBD Kota Lhokseumawe pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara dunia akademik dan lembaga penanggulangan bencana untuk mendukung proses pendidikan yang lebih aplikatif dan berbasis pengalaman lapangan.
Rombongan dosen yang hadir terdiri atas Febriani Rahma, Maya Lestari, Nur Afni Safarina, dan Widi Astuti. Mereka merupakan pengampu Mata Kuliah Manajemen Bencana dan Intervensi Bencana yang menjadi bagian penting dalam pembentukan kompetensi mahasiswa di bidang psikologi kebencanaan.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Yulizar selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pelaksana BPBD Kota Lhokseumawe. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama, mulai dari pelaksanaan kuliah lapangan, edukasi dan sosialisasi kebencanaan, hingga penguatan kapasitas mahasiswa dalam memahami sistem penanggulangan bencana secara menyeluruh.
Melalui kerja sama ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai mitigasi bencana, kesiapsiagaan, respons darurat, dan pemulihan pascabencana, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung terkait praktik penanggulangan bencana di lapangan.
Selain itu, aspek psikologi dalam situasi kebencanaan menjadi fokus penting yang akan diperkuat. Mahasiswa akan dibekali pemahaman mengenai dukungan psikososial, penanganan trauma, serta pendampingan masyarakat terdampak bencana sebagai bagian dari upaya pemulihan yang berkelanjutan.
Pihak Unimal menilai kolaborasi dengan BPBD Kota Lhokseumawe merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi multidisipliner dan responsif terhadap berbagai tantangan kebencanaan yang kerap terjadi di Indonesia.
Kerja sama ini juga sejalan dengan upaya penguatan pendidikan tinggi yang berbasis kebutuhan masyarakat. Dengan mengintegrasikan pengalaman lapangan ke dalam proses pembelajaran, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi secara nyata dalam pengurangan risiko bencana, peningkatan ketangguhan masyarakat, serta pemulihan psikososial pascabencana.
Pertemuan tersebut menjadi fondasi awal bagi kemitraan berkelanjutan antara Universitas Malikussaleh dan BPBD Kota Lhokseumawe dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten di bidang kebencanaan dan kemanusiaan.


Komentar via Facebook