BANDA ACEH – Semangat kekeluargaan mahasiswa asal Samalanga dan Simpang Mamplam yang berdomisili di Banda Aceh kini semakin menguat.
Merespons antusiasme yang luar biasa di dalam grup WhatsApp mahasiswa lintas angkatan tersebut, sebuah inisiatif untuk mempererat tali silaturahmi secara langsung mulai digulirkan.
Sebuah agenda diskusi santai dan ajang perkenalan direncanakan akan berlangsung pada Sabtu mendatang, pukul 15.00 WIB, bertempat di Lapangan Tugu USK.
Gagasan ini muncul dari dorongan para pemuda asal Samalanga yang melihat pentingnya membangun jejaring dan solidaritas antar sesama perantau.
Mengusung filosofi klasik "tak kenal maka tak sayang", kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa baru maupun mahasiswa tingkat akhir untuk saling bertukar pikiran dan memperkuat identitas kedaerahan di tanah rantau.
"Melihat antusiasme teman-teman di grup yang sangat luar biasa untuk bergabung dan berinteraksi, kami merasa perlu menyediakan ruang tatap muka yang santai. Tujuannya sederhana: agar kita saling mengenal lebih dekat, bukan sekadar nama di layar ponsel," ujar salah satu pemuda penggagas acara tersebut.
Pertemuan ini dirancang secara informal agar setiap mahasiswa merasa nyaman untuk hadir dan berbagi pengalaman. Lapangan Tugu USK dipilih sebagai lokasi karena areanya yang terbuka dan strategis bagi sebagian besar mahasiswa yang menempuh pendidikan di kawasan Darussalam.
Bagi mahasiswa Samalanga dan Simpang Mamplam yang ingin bergabung, ajakan ini terbuka lebar.
Kehadiran setiap individu sangat diharapkan untuk memulai langkah awal kolaborasi dan kebersamaan yang lebih solid di masa depan. Mari kita duduk bersama, berdiskusi, dan merawat persaudaraan.


Komentar via Facebook