Times News – ASUS resmi membawa dua monitor anyar dari lini ProArt ke pasar Indonesia mulai Mei 2026, yaitu ProArt Display OLED PA27USD yang berukuran 26,5 inci dan ProArt Display OLED PA32USD yang berukuran 31,5 inci. Keduanya dirancang khusus untuk kreator profesional yang tidak mau kompromi soal kualitas visual. Bukan sekadar monitor 4K biasa, ASUS menyematkan panel QD-OLED dengan dukungan penuh terhadap Dolby Vision, refresh rate 240Hz, serta akurasi warna yang mumpuni untuk produksi konten tingkat atas.
Siapa yang Butuh Monitor Ini?
Jika pekerjaan Anda berkutat di ranah editing video, color grading, fotografi, atau VFX, monitor ini layak masuk daftar incaran. Seperti tertulis dalam siaran pers ASUS, kedua perangkat ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman visual profesional dengan akurasi warna tinggi dan fleksibilitas kerja yang lebih baik bagi kreator konten.
Spesifikasi Andalan
Dari sisi spesifikasi, ProArt PA27USD hadir dengan layar 26,5 inci sementara PA32USD membawa panel 31,5 inci. Keduanya menggunakan panel 4K QD-OLED dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 1.000 nits. ASUS juga menyematkan refresh rate 240Hz serta dukungan Variable Refresh Rate atau VRR. Biasanya refresh setinggi ini lebih identik dengan monitor gaming, namun di sini ASUS ingin menjawab kebutuhan kreator agar proses rendering visual dan pengecekan kualitas konten dapat berjalan lebih mulus dalam satu layar. Dari sisi warna, kedua monitor ini mendukung cakupan warna 99 persen DCI-P3, 99 persen Adobe RGB, 100 persen sRGB, serta kedalaman warna true 10-bit dengan akurasi Delta E kurang dari satu. Intinya, warna yang Anda lihat di layar nyaris identik dengan hasil akhir yang akan ditampilkan ke audiens.
Baca Juga :
Dukungan HDR Modern
Monitor ini tidak hanya mendukung HDR10 dan Hybrid Log-Gamma atau HLG, tetapi juga Dolby Vision. Seperti dijelaskan dalam materi resmi ASUS, kehadiran Dolby Vision bertujuan untuk memenuhi kebutuhan produksi konten modern, termasuk siaran televisi dan layanan streaming. Hal ini menjadikan kedua monitor tersebut sangat relevan bagi kreator yang bekerja untuk platform-platform besar dengan standar HDR yang ketat.
Kalibrasi Otomatis sebagai Fitur Paling Cerdas
Salah satu keunggulan utama dari monitor ini adalah adanya motorized flip colorimeter bawaan. Dengan fitur ini, monitor dapat mengkalibrasi dirinya sendiri secara otomatis tanpa perlu perangkat eksternal atau software tambahan dari pihak ketiga. Ditambah lagi dengan teknologi ProArt Calibration yang menyimpan profil warna langsung di chip internal monitor. Hasilnya, konsistensi warna tetap terjaga meskipun monitor digunakan pada perangkat atau sistem operasi yang berbeda. Seperti dikutip dari siaran pers ASUS, ProArt Calibration memungkinkan profil warna tersimpan langsung di chip internal, sehingga pengaturan tetap konsisten meski digunakan pada perangkat atau sistem operasi yang berbeda.
Konektivitas Tanpa Kompromi
Dari sisi konektivitas, kedua monitor dibekali port-port lengkap yang meliputi Thunderbolt 4, HDMI 2.1, DisplayPort 2.1, serta hub USB 3.2. Yang membedakan, PA27USD memiliki satu input 12G-SDI sementara PA32USD dibekali dua input 12G-SDI. Input SDI ini sangat penting karena memungkinkan monitor menerima sinyal video 4K pada 60Hz tanpa kompresi, sebuah kemampuan yang sangat krusial dalam workflow color grading dan produksi studio profesional. Bagi para kreator yang bekerja di lingkungan produksi broadcast atau pascaproduksi film, kehadiran input SDI ini menjadi nilai jual yang tidak bisa diabaikan.
Perlindungan OLED dan Varian Khusus
ASUS juga tidak melupakan risiko burn-in yang kerap menjadi kekhawatiran pengguna panel OLED. Perusahaan menyematkan teknologi OLED Care Pro yang mencakup fitur Pixel Shift, Screen Saver, hingga Proximity Sensor. Sensor jarak ini secara otomatis akan menurunkan tingkat kecerahan layar saat monitor tidak digunakan, sehingga usia panel menjadi lebih panjang. Selain itu, bagi kreator yang sering berpindah tempat atau bekerja di lokasi, ASUS menyediakan varian khusus bernama ProArt PA27USD Panaro MAX Rugged Case Edition yang dilengkapi dengan casing pelindung tambahan untuk keamanan ekstra saat dibawa bepergian.
Harga dan Ketersediaan
Untuk harga, ProArt PA27USD dibanderol dengan harga 2.199 dolar AS atau sekitar 38,3 juta rupiah. Sementara varian PA27USD Rugged Edition dijual seharga 2.599 dolar AS atau sekitar 45,2 juta rupiah. Adapun ProArt PA32USD yang lebih besar dibanderol 2.699 dolar AS atau sekitar 47 juta rupiah dan dijadwalkan tersedia mulai Juni 2026. Sebagai bonus tambahan, pembelian di wilayah tertentu mendapatkan langganan gratis Adobe Creative Cloud selama tiga bulan, yang jelas menjadi nilai lebih bagi kreator yang ingin langsung produktif tanpa harus memikirkan biaya langganan awal.
Kesimpulan
ProArt Display OLED PA27USD dan PA32USD bukanlah monitor konsumsi biasa. Keduanya adalah alat produksi kelas berat untuk para profesional yang menuntut akurasi warna, kecepatan rendering, dan fleksibilitas konektivitas. Seperti yang tertulis dalam penutup siaran pers ASUS, monitor ini dirancang untuk memberikan akurasi warna tinggi dan fleksibilitas kerja yang lebih baik. Dengan dukungan Dolby Vision, refresh rate 240Hz, hingga kalibrasi otomatis, ASUS tampaknya benar-benar mendengarkan kebutuhan kreator masa kini.


Komentar via Facebook